Senin, 18 Maret 2013

TNI Kembali menjadi Juara Umum Lomba Tembak Internasional AASAM 2012

Sergeant Poltak Siahaan TNI is presented with an Australian slouch hat and trophy for Champion Shot International AASAM 2012 by Chief of Army, Lieutenant General David Morrison. (Aus Gov)

TNI kembali menorehkan prestasi bersejarah yang membanggakan setelah berhasil keluar sebagai Juara Umum dalam Lomba Tembak Internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2012, sekaligus mempertahankan gelar Juara Umum yang telah TNI pertahankan selama ini dalam event yang sama.


U.S. Army Soldiers from 2nd Battalion, 25th Infantry Division assemble on the firing range to listen to a safety briefing during the opening day of the 2012 Australian Army Skills at Arms Meeting (AASAM) May 7 in Puckapunyal, Australia. 


PUCKAPUNYAL, VICTORIA, Australia -- Cpl. Kyle Keeran, shooter with the III Marine Expeditionary Force combat shooting team, engages targets from 450 meters during the Australian Army Skill at Arms Meeting here May 12. In its fifth meeting, the AASAM is a multilateral, multinational event allowing Marines to exchange skills, tactics, techniques and procedures with members of the Australian Army as well as other international militaries in friendly competition.

Shooter from the Phillipines Army

Canadian competitor from the Francophone Royal 22e Regiment

AASAM 2012 diselenggarakan di Puckapunyal Military Area, Victoria - Australia, tanggal 7 s/d 17 Mei 2012. Penyelenggaraan kali ini merupakan kali yang kelima dari event bergengsi berskala internasional ini.

AASAM 2012 diikuti oleh lebih dari 300 petembak yang mewakili Angkatan Darat/Marinir masing-masing negara, yakni tuan rumah Australia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Perancis (Kaledonia Baru), Selandia Baru, serta negara-negara ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, dan Timor-Leste, ditambah Jepang yang menjadi peserta baru pada AASAM kali ini, serta dihadiri pula oleh tim peninjau dari RRC dan Tonga yang siap berpartisipasi tahun 2013 nanti.

U.S. Army Sgt. Steven Whetstone, 2nd Battalion, 25th Infantry Division, fires at 300 meter targets and while (top) Australian Army Warrant Officer 2 Rod Bitter, records his score during a match at the 2012 Australian Army Skills at Arms Meeting (AASAM) May 7 in Puckapunyal, Australia.

Perolehan medali kontingen Indonesia yang diwakili TNI AD sangatlah fantastis, jauh mengungguli negara peserta manapun lainnya. Ini sekali lagi membuktikan dan menegaskan bahwa skill keprajuritan TNI memanglah di atas rata-rata tentara dunia.

Dengan hasil yang gemilang ini, diharapkan TNI tidaklah takabur lalu kemudian lalai, melainkan justru akan terus mengasah dan meningkatkan kemampuannya sebagai kekuatan militer yang disegani di dunia.

Hasil ini juga hendaknya dapat menjadi masukan bagi Pemerintah serta DPR untuk terus mendukung peningkatan kekuatan TNI agar seluruh tugas pokok TNI dapat terlaksanakan dengan semakin sempurna. Kekuatan personel TNI sangatlah membanggakan, dan harus didukung pula dengan alutsista yang memadai serta reward berupa kesejahteraan hidup yang lebih layak agar seluruh prajurit TNI semakin termotivasi untuk berjuang dan memberikan karya terbaiknya bagi bangsa dan negara.

Australian Army Pvt. Luke Challman, fires at 300 meter targets while U.S. Army Sgt. Marcus Fontenot, 2nd Brigade, 25th Infantry Division, records her scores during the first day of competition at the 2012 Australian Army Skills at the Arms Meeting (AASAM) May 7 in Puckapunyal, Australia.



PUCKAPUNYAL, VICTORIA, Australia -- Shooters representing various military forces from 16 different countries compete against each other on the pistol during Australian Army Skill at Arms Meeting here May 9.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar